Gbis Nusukan Solo

Rabu, 23 Mei 2012

MENGGUNAKAN HIKMAT ALLAH

Bacaan : I Raja-Raja 3:4-14

Maka berikanlah kepada hamba-Mu ini hati yang faham menimbang perkara untuk menghakimi umat-Mu dengan dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat. (Ayat 9)
Hikmat yang diberikan Allah bagi Raja Salomo sungguh luar biasa. Kisah dua orang ibu yang merebutkan seorang anak kecil (IRaja-Raja 3:16-28) membukti-kan bahwa hikmat Allah ada pada Salomo. Salomo tidak bertindak gegabah dan ia mengerti benar bahwa dalam bertindak ia memerlukan tuntunan-Nya supaya berhasil keluar dari persoalan.

  Pengalaman hidup Salomo yang begitu luar biasa tentunya jangan berhenti hanya sekedar cerita belaka. Kita yang hidup di zaman sekarang  ini dapat belajar dari kisah tersebut paling tidak kita dapat mengerti dan terapkan bahwa:

1.     Kita memerlukan tuntunan.

Dalam kondisi bagaimanapun, jangan pernah lupa dan meninggalkan-Nya. Firman-Nya merupakan tatanan yang sem-purna untuk kita terapkan dalam kehidupan ini.

2.     Kita memerlukan komunikasi yang aktif.

Artinya, kita harus selalu berada dalam koridor komunikasi yang aktif dengan Tuhan: melalui kegiatan doa, dan menjaga jam-jam doa dengan baik. 
3.     Kita hidup seturut firman-Nya.

Orang yang setia selalu dalam mengiring-Nya tentu akan mampu meraih berkat-berkat yang telah tersedia sebe-lumnya.

4.     Kita hidup hanya untuk memuliakan-Nya.

Segala keberadaan kita, biarlah itu kembali hanya untuk memuliakan Allah Bapa semata, bukan untuk menunjukkan keegoan dan kesombongan.

Pelajaran yang dapat diambil dalam prilaku Salomo kiranya dapat kita jadikan dasar untuk memulai berkata dan bertin-dak dengan menggunakan hikmat Tuhan.

(DIAMBIL DARI WARTA JEMAAT 19 N0V 2006)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar