Gbis Nusukan Solo

Minggu, 09 September 2012

Tuhan Mengubah Kutuk Jadi Berkat bag 1


TUHAN MENGUBAH KUTUK JADI BERKAT (bagian  1)

Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal. ( 2 Korintus 4 – 18 )
Yabes dari bahasa Ibrani artinya “ Dia membuat sakit ”. Nama Yabes adalah nama yang diberikan ibu kepada anaknya, katanya “ Aku telah melahirkan dia dengan kesakitan ”. Karena ibunya maka Yabes harus menderita seumur hidup karena namanya tersebut. Orang jaman dahulu jika memberi nama anaknya sesuai keadaan dan kondisi, seperti yang lagirnya hari senin diberi nama senin, jika lahirnya dibulan Agustus diberi nama Agus. Jika anak kelihatan bodoh diberi nama si Bodo. Bila arti nama tidak baik, akan menyakitkan dan menjadi sebuah kutukan.

            Bagaimana mengubah kutukan menjadi berkat ?
Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari. ( 2 Korintus 4 : 16 )
Yabes tidak tawar hati terhadap apa yang terjadi dan apa yang dikatakan manusia, karena Yabes melihat janji Allah, Yabes memperhatikan yang tidak kelihatan, yaitu Firman Tuhan.
Firman Tuhan : Jehova Rafah, Jehova Jireh, Jehova shallom.
Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal. ( 2 Korintus 4 : 18 )

Kekuatan iman percaya kepada Allah dengan memegang ( mempercayai Allah ) memberi kekuatan dan kemampuan menolak kutuk dan menerima berkat. Orang yang bersandar pada kekuatan dan mengandalkan manusia akan mendapat kutuk dari Allah. Mengapa allah mengijinkan kutuk ? jawabannya adalah karena allah ingin memberkati umat-Nya.
Karena mereka tidak menyongsong orang Israel dengan roti dan air, malah mengupah Bileam melawan orang Israel supaya dikutukinya. Tetapi Allah kami mengubah kutuk itu menjadi berkat. ( Nehemia 13 : 2 )

Mari kita senantiasa memegang ketetapan-ketetapan Allah dan selalu menaruh iman kepercayaan kita kepada Tuhan. Amin

-         Bacaan minggu ini : 1 Tawarikh 4 : 8 – 10 dan 2 Korintus 4 : 1 - 18