Gbis Nusukan Solo

Selasa, 28 Agustus 2012

JANGAN LUPAKAN TUHAN

JANGAN LUPAKAN TUHAN

Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia ( Ibrani 11 : 6b )

Betapa senangnya hati Pak Timo melihat anaknyasudah bisa berlari-lari. Oleh sebab itu, dia bermaksud membelikan bola plastik untuk anaknya itu. Suatu hari, Pak Timo benar-benar membelikan bola plastik itu, tentu anaknya sangat senang an mulai memainkan bolanya. Anaknya mulai sibuk dengan bolanya. Biarkan saja, mungkin karena terlalu senang , kata Pak Timo menghibur dirinya karena tidak mendapat perhatian dari anaknya. Esok harinya, ketika dia pulang kerja, dia mendapati anaknya sedang bermain bola. Dia coba memanggil anaknya, tetapi tidak ada sambutan. " Ah...baru dua hari, tentu dia masih suka dengan mainannya..." pikir Pak Timo, tetapi ternyata pikirannya salah. Setiap hari sepulang kerja, Pak Timo tidak lagi mendapat sambutan dari anaknya, maka dia mulai kecewa dengan situasi ini. " Bu...anak kita kok terus sibuk dengan bolanya dan tidak menghiraukan aku lagi...", kata Pak Timo. Mulai besok sore, bola itu kita sembunyikan saja. Selanjutnya....
Benar juga ide Pak Timo, anaknya mulai kembali menyambut dirinya ketika pulang kerja. Walau awalnya harus disertai tangisan, tetapi lama-kelamaan menjadi terbiasa.
Bukankah sering kali sikap orang percaya seperti anak kecil tersebut ? Hubungan begitu dekat dengan Tuhan, sehingga selalu menyambut Tuhan, sehingga Tuhan terpesona dan tergerak hati-Nya untuk memberkati. Namun apa yang terjadi setelah menerima berkat ? Orang percaya tersebut mulai asyik dengan berkat Tuhan. Pikiran dan hatinya mulai mengarah kepada berkat yang diterima, Perhatiannya sudah tidak mengarah kepada Tuhan lagi, hatinya tidak lagi terbuka menyambut Tuhan. Tentu sikap seperti ini membuat hati Tuhan sedih. Maka terkadang Tuhan menyembunyikan berkat-Nya bagi orang percaya tersebut. Maksudnya supaya dia mau kembalin menyambut Tuhan didalam kehidupannya. Kepada Bangsa Israel, Musa memperingatkan akan bahaya ini sedini mungkin, yaitu sebelum mereka memasuki tanah Kanaan. Sebagaimana kita tahu bahwa tanah Kanaan yang dijanjikan Tuhan ini adalah tanah yang penug susu dan madunya. Lebih jelasnya suatu negeri dengan gandum dan jelainya, dengan pohon anggur, pohon ara dan pohon delima, pohon Zaitun, pohon madu dan pohon kormanya, yang batunya mengandung Zat besi dan gunungnya mengandung tembaga. Musa mengingatkan supaya mereka tidak melupakan Tuhan, lebih dari pada itu supaya mereka tetap takut kepada Tuhan dan beribadah kepada-Nya. Berbahagialah kalau Tuhan memberkati kita. Musa mempersiapkan umat Israel agar siap menerima berkat Tuhan, jangan sampai berkat Tuhan datang dan malah membuat kita jauh dari Tuhan. Jangan pernah melupakan Tuhan dalam setiap kehidupan kita !!

Bacaan Firman Tuhan : 

Ulangan 6 : 1-25, Mazmur 73 : 1-2