Gbis Nusukan Solo

Kamis, 31 Januari 2013

"Masih ada Tuhan"


Gelapkah jalan di hidupmu
Telah putus harapan
Dengan semua kekuatanmu
Kau tak mampu mengubah sendiri

Namun masih ada kuasa tak terbatas
Yang masih sanggup mengubahkanmu

Masih ada Tuhan
Masih ada kuasa tak terbatas
Dia pencipta semesta
Dia juga sanggup mengubah hidupmu s'karang
Masih ada Tuhan
Masih ada jawaban

Setiap dari kita pasti pernah di tolong Tuhan dalam hidup ini
Saat ini apapun persoalan yang kita hadapi
Dia Tuhan masih tetap sama
Dan selalu siap untuk menolong kita


Masih ada harapan
Masih ada jawaban
Dia masih sanggup
Dia masih mampu
Dia masih Tuhan
Dia masih Tuhan
Masih ada Yesus

Masih ada Tuhan
Masih ada kuasa tak terbatas
Dia pencipta semesta
Dia juga sanggup mengubah hidupmu s'karang
Masih ada Tuhan
Masih ada jawaban

-Maria shandi


shallom,
Salam damai sejahtera,
beberapa minggu lalu saya me-download lagu yang berjudul "masih ada Tuhan" yang dinyanyikan oleh Maria Shandi. saya sering medengarkan pujian ini dengan menggunakan headphone pada waktu bekerja. Link bisa diunggah di http://www.4shared.com/mp3/0Auuopac/Maria_Shandi_-_Masih_Ada_Tuhan.html.
Saya perhatikan tiap kata-kata dalam pujian ini, dari kata-kata dan alunan musik yang dimainkan ada sesuatu yang menjadikan saya merasa "Greget" (he,maksudnya tersentuh). Tetapi ada satu kalimat yang membuat saya berpikir, yaitu pada kalimat 
"Masih ada harapan
Masih ada jawaban
Dia masih sanggup
Dia masih mampu
Dia masih Tuhan
Dia masih Tuhan
Masih ada Yesus"

kalimat ini membuat saya berpikir pikir, kenapa ada kata-kata Dia masih sanggup, Dia masih Tuhan.....Masih ada Yesus.
Ini menjadikan suatu pertanyaan buat saya, Sampai kapan tidak ada Tuhan ? apakah Tuhan suatu saat nanti akan tidak sanggup menolong kita? apakah Yesus akan tidak ada ?.
pada saat beberapa kali saya putar lagu ini saya mulai berpikir pikir terus, apa maksud dari pujian ini.....
beberapa hari,akhirnya saya mendapatkan arti dari pujian tersebut. Didalam kita sebagai umat yang percaya kepada Tuhan Yesus sebagai penyelamat kita, Puji Tuhan kita masih percaya. Tapi masih banyak saudara kita yang sudah mengenal Tuhan Yesus tetapi belum lebih dekat mengenal lagi dengan Tuhan. Terkadang kita dalam permasalahan-permasalahan di keluarga, pekerjaan, pelayanan menjadikan kita tidak dekat kepada Tuhan dan tidak menaruh harapan kepadaNya jika ada permasalahan. tapi dari pujian tersebut menurut saya ditujukan untuk orang kristen yang benar-benar sudah "akut" kepercayaannya, kenapa saya bilang "akut", karena orang ini benar-benar sangat jauh dari Tuhan,  Tuhan sepertinya tidak ada dalam kehidupannya, kemungkinan terjadinya karena ada permasalah yang sangat-sangat berat dan atau mungkin seseorang yang sangat-sangat senang dengan kehidupan didunia ini (seperti mendapatkan jabatan yang nyaman), dari pujian ini ditujukan untuk jemaat-jemaat yang "terhilang" seperti ini. Menurut saya dari kalimat pujian tersebut agar seseorang yang mendengarkannya bisa diingatkan kalau Tuhan masih ada di hidupmu.

Salam sejahtera dan sehat selalu
Tuhan memberkati
Jika ada kesalahan kalimat saya mengucapkan minta maaf. 
-Jonathan andrew- 
 

Tuhan peduli kesehatanmu

- Cousins also served as Adjunct Professor of Medical Humanities for the School of Medicine at the University of California, Los Angeles, where he did research on the biochemistry of human emotions, which he long believed were the key to human beings’ success in fighting illness. It was a belief he maintained even as he battled heart disease, which he fought both by taking massive doses of Vitamin C and, according to him, by training himself to laugh.[4][5] He wrote a collection of best-selling non-fiction books on illness and healing, as well as a 1980 autobiographical memoir, Human Options: An Autobiographical Notebook. Late in life Cousins was diagnosed with a form of arthritis then called Marie-Strumpell's disease (ankylosing spondylitis),[6] although this diagnosis is currently in doubt and it has been suggested that Cousins may actually have had reactive arthritis. His struggle with this illness is detailed in the book and movie Anatomy of an Illness.
Told that he had little chance of surviving, Cousins developed a recovery program incorporating megadoses of Vitamin C, along with a positive attitude, love, faith, hope, and laughter induced by Marx Brothers films. "I made the joyous discovery that ten minutes of genuine belly laughter had an anesthetic effect and would give me at least two hours of pain-free sleep," he reported. "When the pain-killing effect of the laughter wore off, we would switch on the motion picture projector again and not infrequently, it would lead to another pain-free interval." -  Norman Cousins ; http://en.wikipedia.org/wiki/Norman_Cousins

Norman Cousins adalah seorang jurnalis dan profesor yang sangat terkenal karena bukunya yang berjudul "Anatomy of an illness" yang juga sudah difilmkan. Ia menulis bukunya itu antara lain berdasarkan pengalamannya saat sakit parah. Waktu itu, ia menderita penyakit jantung yang bahkan menurut dokter tidak akan bisa disembuhkan lagi. Tapi, ia lalu berusaha mengobatinya, antara lain dengan vitamin C dan.... banyak -banyak tertawa. Setiap hari ia meluangkan waktu selama 15 menit untuk ketawa terbahak-bahak. dan hal itu tidak sia - sia, Profesor Cousin pun bisa sembuh dari penyakit jantung tersebut.
Tidak tahu dari mana Prof. Cousin mendapatkan idenya tersebut. Tapi yang jelas Alkitab juga sudah menulis resep tersebut sejak ribuan tahun sebelumnya. Amsal 17:22 menulis, "Hati yang gembira adalah obat yang manjur.." Sama juga, kalau hari ini lagi populer gerakan Vegan (Vegetarian) agar tubuh lebih sehat, ribuan tahun lalu, Alkitab juga sudah menuliskannya. Ingat kisah Daniel dkk yang memilih makan sayuran daripada daging (Daniel 1). Hasilnya daniel lebih sehat dari para pemuda tawanan yang makan daging. (Spirit next ; Juli 2012 , Surakarta ; Arie)

Apa yang bisa kita renungkan dari sini adalah bahwa Alkitab memang buku yang benar-benar terbukti kebenarannya, tapi bahwa Tuhan juga memang concern  sama kesehatan kita juga. Keliru jika kita mengira Alkitab atau Tuhan hanya peduli dengan hal rohani saja. Jadi, kita juga harus selalu tersenyum dan mengurangi makan daging (jika tidak vegetarian). 
Saya waktu kuliah dulu memiliki sahabat, umur sekitar 40an dan bekerja di PT. INKA - MADIUN. Sahabat saya ini bisa dikatakan sukses dalam hal pekerjaan, memiliki jabatan Manager Marketing. Didalam pekerjaannya dia sangat sibuk sekali, di waktu jam malam atau jam istirahat dia sering ditelpon masalah pekerjaannya, dan menjadikan pekerjaan ini sangat melelahkan. Pada tahun 2009 anak yang paling kecil dari sahabat saya juga dipanggil Tuhan, ini menjadikan sabahat saya benar-benar depresi (pikiran yang sangat berat).  Sekitar tahun 2009-2010, sahabat saya mendapatkan serangan jantung dan dioperasi untuk diberikan lebih dari 2 ring pada saluran jantungnya, padahal setiap ring saja harganya bisa sekitar puluhan juta (kalau tidak salah sekitar 50-70 jt) dan Puji Tuhan sabat saya bisa pulih sampai pada saat ini. Cerita sahabat saya bisa menjadikan pelajaran buat kita, terkadang pikiran dan kesuksesan pekerjaan kita menjadikan kita melupakan kesehatan kita, padahal Tuhan sangat peduli dengan kesehatan kita. Jadi belajar untuk hidup bersyukur dan jika janganlah pekerjaan kita menjadikan kita lupa kesehatan kita, banyak berdoa dan dekat dengan Tuhan, selalu tersenyum dan makan dan minum yang menyehatkan buat tubuh kita.

Salam sejahtera dan sehat selalu di awal bulan februari ini
Tuhan memberkati
Maaf jika ada penulisan kata dan kalimat yang salah 
- Jonathan andrew -
 01-02-2013




Rabu, 30 Januari 2013

Tomat dapat menggusur stress dan depresi


Jika Anda sedang merasa sedih dan tidak bersemangat, maka hal terbaik untuk mengatasi pikiran anda yang sedang kacau adalah dengan makan tomat beberapa kali seminggu, kata peneliti.
Peneliti menganalisis catatan kesehatan mental dan pola makan kurang lebih 1.000 orang pria dan wanita berusia 70 tahun atau lebih.
Mereka menemukan orang-orang yang makan tomat dua hingga enam kali seminggu adalah 46 persen lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami perasaan sedih, stres, atau depresi dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi tomat hanya sekali dalam seminggu.

Lycopene pada tomat mempunyai pengaruh bagi kesehatan mental

Sebuah tim dari Cina dan Jepang, yang dipimpin oleh Kaijun Niu dari China’s Tianjin Medical University, ingin menyelidiki laporan awal bahwa lycopene yang ada pada tomat mungkin dapat meningkatkan kesehatan mental (psikologis) seseorang dan juga kesehatan fisiknya dengan mengurangi stres oksidatif, atau kerusakan sel-sel otak yang sehat. Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa buah dan sayuran lainnya tidak memiliki manfaat yang sama. Makan kubis, wortel, bawang, dan labu nampaknya sedikit atau bahkan sama sekali tidak berpengaruh pada kesehatan mental seseorang.

Wanita dan orang tua mempunyai risiko yang lebih tinggi mengalami depresi

Kurang dari 20 persen orang menderita depresi dimana wanita lebih banyak mengalaminya dibandingkan dengan pria. Orang tua berisiko tinggi mengalami depresi karena pengaruh suasana hati yang cenderung tidak stabil akibat dari menurunnya kesehatan yang disebabkan oleh rasa kehilangan seseorang dan kesepian.
Tomat kaya akan anti-oksidan, khususnya lycopene, zat yang memberikan warna merah tua pada tomat dan telah dikaitkan dengan keampuhannya untuk mengurangi risiko kanker prostat dan serangan jantung.
Konsumen di Inggris menghabiskan setengah juta ton tomat setiap tahunnya, setara dengan 8,6 kilogram per orang per tahun. Namun ini masih jauh lebih sedikit dibandingkan dengan beberapa negara mediterania.
Oleh sebab itu, jika anda sedang mengalami suasana hati yang buruk, libatkanlah tomat di makanan utama anda. Anda juga bisa membuatnya menjadi jus atau dimakan langsung.(sumber:http://artikelkesehatan99.com)

Saudara yang dikasihi Tuhan Yesus, dengan artikel kesehatan di atas, semoga menjadi berkat bagi kita semua, selain menjaga iman ataupun kesehatan secara rohani, jangan lupa bahwa tubuh jasmani kita juga memerlukan pemeliharaan, karena dengan kesehatan dapat menunjang dimana kita melayani Tuhan bisa lebih maksimal tanpa terganggu sakit penyakit didalam tubuh kita, jangan lupa tetep berdoa minta kesehatan dari Tuhan. Amin

Tuhan Yesus memberkati.(Rody.W)