Gbis Nusukan Solo

Jumat, 01 Juni 2012

Intim dengan Tuhan

Intim dengan Tuhan atau memiliki hubungan yang dekat dengan Tuhan , Manusia Intim dengan Tuhan sebetulnya dimulai dari pihak Tuhan atau inisiatif datang dari Tuhan , sebab tidak ada seorangpun yang bisa mencari Tuhan kalau Tuhan sendiri tidak mau menyatakan panggilan-Nya  kepada manusia baik dimasa lalu maupun dimasa sekarang ! Yesaya 65 : 1- 3 ;  Roma 3 : 10-11 .
Seandainya umat Tuhan berusaha mencari kalau Tuhan tidak menyatakan diri-Nya umat Tuhanpun tidak bisa menemukan-Nya , Ayub 23 : 8-10 . karena ia sedang mengalami proses “ Padang gurun “ , tujuan proses padang gurun adalah untuk membersihkan motifasi hidup sebagai umat untuk apa ? Ulangan 8 : 2- 4 .
Hubungan yang intim jangan diterjemahkan secara sempit hanya dengan tujuan untuk Tuhan memenuhi keinginan hatinya ( monolog ) tetapi untuk ingin tahu apa yang menjadi kehendak dan rencana-Nya  bagi hidupnya . ( dialog )
Kalau monolog maka bisa terjebak dengan ayat Firman Tuhan dalam Matius 7 : 7-11 yang mengatakan carilah maka kamu akan menemukan , ketoklah maka pintu akan dibukakan mintalah maka kamu akan menerima ,

 kalau dialog maka kita akan tahu mungkin yang kita minta roti menurut pendapat kita tetapi ternyata permintaan kita itu ternyata batu , yang kita minta ikan ternyata itu ular , karena ada dialog ( Tuhan diijinkan berbicara juga )

Hubungan intim dengan Tuhan adalah hubungan “ Roh umat-Nya dengan Roh Kudus “ yang ada didalam hidupnya ( Roma 8 : 16 )

Orang dunia berhubungan dengan roh-roh diudara juga lewat rohnya ! dalam pemikiran mereka itu adalah yang maha kuasa ( Allah ) mereka sebetulnya sedang berdialog dengan roh jahat dan pikirannya sendiri , Manusia memiliki kemampuan pikirannya untuk mempercayai hal-hal yang nyata bisa dilihat ini disebut hard competency . Manusia juga memiliki kepercayaan untuk hal-hal yang belum dilihat ( cerita orang tuanya atau nenek moyangnya ) kepercayaan seperti itu disebut soft competency .
Hubungan yang intim dengan Tuhan yang benar bisa dijalin karena Pintu anugrah-Nya telah terbuka lewat kematian Tuhan Yesus , setiap orang yang percaya Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat hidupnya maka jalan untuk bertemu dengan Tuhan sudah terbuka  ! Matius 27 : 51 .

Tetapi bukan setiap manusia bisa berhubungan dengan Tuhan apalagi sampai intim ,

·         Hanya mereka yang mempercayakan hidup dalam tangan Tuhan Yesus sebagai juruselamatnya ia memiliki kesempatan untuk membangun hubungan dengan Tuhan  bukan Cuma percaya tetapi yang mau mempercayakan hidupnya dalam pimpinan , bimbingan Tuhan ! ( Yohanes 2 : 23-24 )
·         Lahir baru lewat air dan roh , maksudnya air yang membawa kehidupan baru / mendengar pemberitaan Firman dan percaya dan Karya Roh maksudnya kuasa Roh Kudus yang bisa melahirkan baru seseorang . Yohanes 3 : 5 / 1 Yohanes 4 : 2 ; 5 : 1 .
·         Mereka yang mengakui Tuhan Yesus sebagai Raja dalam hidupnya , wujudnya hidup dalam kebenaran , sehingga hidup yang lama berubah jadi baru ( konsep,falsafah dunia,cara pandang hidup dan tujuan hidup ) orang lain bisa melihat buah-buah pertobatannya . 2 Korintus 5 : 17 .

Banyak orang percaya yang merindukan hubungan yang intim dengan Tuhan dengan berbagai alasan ;

  • ada yang memiliki tujuan agar bisa menikmati hadirat-Nya , karena dalam hadirat-Nya ada kuasa mujizat ada kasih dan anugrah yang memulihkan , tetapi hanya sebatas untuk kepentingan diri sendiri saja !
  • mendapat petunjuk apa yang menjadi kehendak rencana-Nya bagi hidupnya , bagi orang lain bagi bangsa dan negara . ( seperti Abraham ngotot berdoa membela Lot yang ada di Sodom dan Gomora agar tidak dihancurkan )
  • mendapat jawaban atas segala pergumulan hidup yang sedang dialaminya , sebab memang dalam hadirat-Nya ada jawaban .
  • agar hidupnya diberkati karena langsung menemukan sumbernya , tidak lagi melalui perantara , seperti hamba Tuhan terkenal yang mendoakan .
  • agar Tuhan memakai hidupnya dengan karunia-karunia roh yang dahsyat-dahsyat sehingga nama Tuhan dimuliakan ! ( nama Tuhan atau namanya ? Matius 7 : 21-23 )

Alkitab menjelaskan cara berhubungan intim dengan Tuhan ;

    1. “ kepada-Mu , ya Tuhan kuangkat jiwaku ; “ Mazmur 25 : 1 ,

Mengangkat jiwa / hati ( pikiran , perasaan ) tertuju kepada Tuhan baik saat didalam doa khusus , maupun dalam kegiatan kesehariannya jiwa / hatinya selalu terangkat kepada Tuhan .

    1. “ Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair , demikanlah jiwaku merundukan Engkau , ya Tuhan.” Mazmur 42 :1 .

Kerinduan yang sangat untuk bersekutu dengan Tuhan digambarkan seperti rusa yang sangat haus ingin minum air sedangkan tepi sungai sudah banyak binatang buas ,  sehingga ia harus menahan kehausan yang sangat .

    1. “ kepada-Mu aku melayangkan mataku , ya Engkau yang bersemayam disorga . Lihat seperti mata para hamba laki-laki memandang kepada tangan tuannya , seperti mata hamba perempuan memandang kepada tangan nyonyanya , demikanlah mata kita memandang kepada Tuhan , Allah kita sampai Ia mengasihi kita. “ Mazmur 123 : 2-3 .

Kerinduan bersekutu dengan Tuhan , berdialog ( Bukan hanya monolog saja ) dengan focus kepada  isi hati Tuhan mau apa dan bagaimana kehendak-Nya , memperhatikan dengan serius .

    1. “ Jiwaku mengharapkan Tuhan lebih dari para pengawal mengharapkan pagi , lebih dari para pengawal mengharapkan fajar pagi hari . “ Mazmur 130 : 6 .

Kerinduan membangun hubungan dengan Tuhan melebihi seorang penjaga malam yang merindukan fajar segera datang dan tugas jaga malam yang membosankan segera selesai .

    1. “ Maka sekarang , jemputlah bagiku seorang pemetik kecapi. “ Pada waktu pemetik kecapi itu bermain kecapi maka kekuasaan Tuhan meliputi dia . “ 2 Raja-Raja 3 : 15 .

Hubungan yang intim dan mengalami perjumpaan dengan hadirat-Nya sehingga mendapat pewahyuan apa yang akan terjadi dan mungkin solusi / jalan keluar dari masalah yang sedang dihadapi bisa lewat main musik , memetik gitar , dengar pujian diradio , tape, mp3 dllnya


    1. “ Setelah pda zaman dahulu berulang kali dan berbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi , maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan anak-Nya , yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada . Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta .” Ibrani 1 : 1-2 .

Dari penjelasan Firman Tuhan ini kita bisa berhubungan dengan Tuhan tidak harus lewat perantara lagi , memang Pada zaman dulu Tuhan berbicara kepada umat-Nya lewat para nabi , perantara .

  • Pada masa sekarang Umat Tuhan bisa berdialog dengan Tuhan lewat anak-Nya ( lewat kebenaran-Nya ) jadi kalau ingin memiliki hubungan yang intim dengan Tuhan bacalah Firman Tuhan dari situlah kita tahu apa yang Tuhan kehendaki bagi hidup kita , pewahyuan / rhema karena bertemu dalam hadirat-Nya . ( diluar itu ia hanya berdialog dengan pikirannya sendiri / Soft competency )

Hubungan dengan Tuhan bukan hanya lewat doa , masuk didalam kamar saja !  Matius 6 : 6 . Tetapi masalah hati yang sungguh–sungguh memiliki sikap hormat dan mengasihi-Nya . Bukan masalah korban-korban secara lahiriah yang sudah kita lakukan , berikan  tetapi hati ! Yesaya 29 : 13 . setelah hati beres itu yang harus dijaga . Amsal 4 : 23 .

Itulah sebabnya banyak tingkah laku hamba-hamba Tuhan yang membangun hubungan dengan Tuhan lewat berbagai macam cara dan peristiwa ; Seperti disaat jalan-jalan pagi , saat mandi , saat setir dengar musik di mobil . dllnya !

Ada beberapa petunjuk mengapa seseorang tidak bisa membangun hubungan intim dengan Tuhan .

  • Matius 5 : 23-26 , Kebenaran Firman Tuhan ini menjelaskan untuk seseorang bisa bertemu dengan Tuhan ia harus menyelesaikan ganjalan dalam hatinya lebih dulu , entah itu kepahitan , kemarahan , dendam hatinya .
  • Mazmur 24 : 3-4 , Kebenaran ini memberi petunjuk seseorang bisa berhubungan yang intim dengan Tuhan kalau ia bersih perbuatan dan kelakuannya , ia harus menyelesaikan dosa-dosa yang belum dibereskan , sebab Tuhan adalah Kudus dan suci maka kalau hati kita belum beres sulit kita berhubungan intim dengan Tuhan .  ( Yesaya 59 : 1-2 )

         Oleh sebab itu mari kita membangun hubungan yang intim bukan hanya untuk kepentinganku , kebutuhanku masalahku saja tetapi dengan tujuan untuk mengerti kehendak rencana-Nya baik untuk kita , untuk orang lain dan untuk bangsa dan Negara kita . Yehezkiel 22:30 .

Dampak anak Tuhan yang membangun hubungan yang intim dengan Tuhan bisa dilihat orang lain , nampak kemuliaan Tuhan terpancar melalui hidupnya  contoh ;

  • Musa setelah berhubungan dengan Tuhan secara intim maka wajahnya menjadi bersinar memancarkan kemuliaan Tuhan .  keluaran 34 : 29-30 .
  • Kalau kita membangun hubungan dengan Tuhan secara intim dan benar maka kemuliaan hadirat-Nya juga akan terpancar lewat hidup kita . 2 Korintus 3 : 18 .
  • Menjadi sahabat Tuhan seperti Abraham dipercaya dan diberitahu hal-hal yang akan datang Yakobus 2 : 22-23 .
Inilah sebabnya membangun hubungan yang intim perlu kita bangun dengan serius benar dan sehat sehingga melalui hidup kita nama Tuhan bisa dipermuliakan . Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar