Gbis Nusukan Solo

Selasa, 15 Januari 2013

PROVIDENTIA DEI


PROVIDENTIA DEI



Syalom, saya Hesa, hendak berbagi kesaksian tentang pengalaman indah yang Tuhan kerjakan di dalam kehidupan saya. Sembari menuliskan kesaksian ini, saya terus berdoa agar kesaksian ini menjadi berkat bagi setiap pembaca dan mendorong kita semua semakin mencintai Tuhan dalam segala hal.

Seluruh hidup kita adalah anugerah Tuhan. Ia tidak ingin kita menggunakan hidup kita secara sembarangan menurut hikmat dan kepandaian kita sendiri. Ia rindu supaya kita, anak-anak yang dikasihiNya, mempersembahkan hidup kita seutuhnya, seutuh-utuhnya, sepenuh-penuhnya untuk kemuliaan Tuhan. Dalam segala hal, Tuhan memelihara kehidupan anak-anakNya, dalam bahasa Latin, hal itu disebut Providentia Dei (penyediaan/pemeliharaan Allah). PemeliharaanNya begitu nyata bagi saya. Kekuatan, hikmat, kesehatan, berkat-berkat dilimpahkanNya dalam kehidupan saya, salah satunya terjadi beberapa hari yang lalu.

Hari Kamis, 10 Januari 2013, saya masih berada di Yogyakarta. Pagi-pagi benar, saya berangkat naik sepeda motor untuk menuju ke Semarang, menjumpai kekasih yang bekerja di kota itu. Perjalanan dari Yogyakarta menuju Semarang saya lalui dengan aman dan lancar. Kemudian, sesampai di sana kami mengunjungi beberapa tempat sampai sore hari tiba. Sekitar jam 16.00, saya meninggalkan Semarang menuju Yogyakarta. Di tengah jalan, mendung mulai menggelayut, tanda akan turun hujan. Seketika saya merasakan sepeda motor saya ada masalah. Saya menepi untuk memeriksa keadaan motor saya. Ternyata ban depan benjol-benjol dengan tonjolan sebanyak 5 buah. Bisa saja itu karena kawat ban yang mencuat, atau karena ban dalam yang tidak cukup fleksibel lagi menampung tekanan angin di dalam ban. Saya terkejut dan mulai khawatir dengan perjalanan pulang "Bisakah sampai di Jogja dengan keadaan ban seperti ini?" Lalu saya melihat dompet, ternyata uang yang saya bawa tinggal sepuluh ribu rupiah. Wah, tentu tidak akan cukup untuk membeli ban luar yang baru, bahkan sekalipun hendak membeli ban yang second, kelihatannya uangnya tak akan cukup. Saya semakin khawatir, tetapi saya tidak memberitahu siapa pun, kecuali Tuhan. Saya berdoa, memohon pertolongan Tuhan dengan sangat. Doa saya singkat, tapi penuh penyerahan. Tuhan yang telah menuntun perjalanan saya kemana-mana selama ini, Tuhan juga yang akan menolong, melindungi dan memelihara saya saat ini. Itu kurang lebih inti doa saya, dan saya juga berjanji bahwa ketika Tuhan mengabulkan doa saya, saya akan bersaksi tentang kebaikan Tuhan ini kepada banyak orang. Dengan tetap berdoa, saya melanjutkan perjalanan, dan hujan deras pun turun. Ajaibnya, setelah saya melanjutkan perjalanan, saya tidak merasakan nggronjal-nggronjal lagi pada ban depan motor saya. Luar biasa! Sepanjang perjalanan saya bernyanyi memuji Tuhan supaya dituntun sampai tujuan dengan selamat. Pukul 19.30, saya tiba di kota Yogyakarta dengan aman, selamat, dan sehat (kecuali sedikit lelah dan bau kecut karena belum mandi..hehehe..). Benar-benar saya bersyukur kepada Tuhan, saya cek motor lagi, tidak ada benjol-benjol, semuanya kembali mulus seperti sedia kala. Perjalanan pergi pulang Jogja-Semarang dengan jarak tempuh sekitar 240 kilometer pada hari itu menjadi salah satu bukti nyata dan tak terbantahkan bahwa Tuhan memelihara saya dan memelihara Anda juga.

Saudara-saudaraku yang terkasih, pemazmur pernah mengungkapkan kepercayaannya kepada Tuhan dalam Mazmur 121,
" 121:2 Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.
  121:5 Tuhanlah Penjagamu, Tuhanlah naunganmu di sebelah tangan kananmu.
  121:6 Matahari tidak menyakiti engkau pada waktu siang, atau bulan pada waktu malam.
  121:7 TUHAN akan menjaga engkau terhadap segala kecelakaan; Ia akan menjaga nyawamu.
  121:8 TUHAN akan menjaga keluar masukmu, dari sekarang sampai selama-lamanya."
Nyanyian sang pemazmur tentang penjagaan dan pemeliharaan TUHAN telah digenapi di dalam kehidupan saya. Ia menjadi penolong, pelindung, penjaga kapan pun dan di mana pun kita membutuhkanNya. Kini, saya semakin mengasihi Tuhan dan rindu untuk dipakai Tuhan menyatakan kasih & kuasaNya bagi semua orang. Oleh karena itu, saya mengajak para pembaca semua di mana pun berada, marilah kita memperdalam kasih dan rasa syukur kita kepada Tuhan. Segala kasih, berkat dan keselamatan yang dianugerahkan Tuhan kepada kita janganlah kita sebagai anugerah murahan (cheap grace), melainkan sungguh-sungguh kita tanggapi dengan penuh ketaatan dan kesadaran bahwa kita tak akan dapat menjalani kehidupan ini tanpa Tuhan.

Saat saya menuliskan kesaksian ini, saya terus diliputi rasa haru, syukur dan bahagia bahwa Tuhan yang memberkati saya dengan luar bisa juga akan memberkati Anda juga. Ya, Tuhan juga akan mengerjakan karya-karyaNya yang indah dalam kehidupan Anda, asalkan Anda terus menjadikan Tuhan sebagai yang utama dan menjadikanNya pusat kehidupan Anda. Saya berdoa supaya setiap Anda yang membaca kesaksian ini akan juga mengalami mujizat dan keajaiban Tuhan di dalam kehidupan Anda.
Saya tidak mendorong Anda untuk semakin fanatik beragama, tetapi saya mendorong Anda untuk mencintai Tuhan Yesus lebih dari segalanya dan melakukan InjilNya sepanjang hidup kita. Persembahkan seluruh hidup Anda bagi kemuliaan Allah yang lebih besar.
Ad Majorem Dei Gloriam. To the Greater Glory of God. Bagi keagungan Allah yang lebih besar!
Amin.






Senin, 07 Januari 2013

PENYERTAAN ALLAH


PENYERTAAN ALLAH

Bacaan Firman Tuhan :
-        Kejadian 39 : 1-6, Matius  28 : 20

Ayat Natz : Kejadian 39 : 2
“Tetapi TUHAN menyertai Yusuf, sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya; maka tinggallah ia di rumah tuannya, orang Mesir itu.”

            Ada beberapa hal yang dapat kita pelajari secara gamblang dari perilaku Yusuf sepanjang hidupnya, yakni :

1. Berserah selalu dalam rencana Tuhan
            Perlakuan jahat yang ditimpakan saudara-saudaranya kepada Yusuf tak membuat hidupnya kehilangan arah. Yusuf selalu berserah memohon kekuatan Tuhan untuk menanggungnya. Begitu pula saat ia harus menerima hukuman penjara karena fitnah istri Potifar. ( baca : Filipi 4:13 )

2. Selalu menjaga kekudusan hidup
            Saat istri Potifar mulai tertarik dengan Yusuf dan mencoba menjerumuskan Yusuf kedalam perbuatan dosa perzinahan, dengan sigap Yusuf mempertahankan kekudusannya, Sebab Yusuf menyadari bahwa Allah itu kudus dan hendaknya tiap orangpun menjaga kekudusannya.

3. Setia dan taat beribadah
            Yusuf tidak pernah meluangkan waktu untuk tidak berdoa dan beribadah kepada Tuhan. Dengan tulus semua dilakukannya hanya untuk kemuliaan-Nya
( baca I Timitius 6:6)

4. Tidak memelihara dendam, namun menunjukkan kasih yang tulus
            Hal itulah yang dilakukan saat saudara-saudaranya datang ke Mesir untuk memohon pertolongan karena bencana kelaparan yang berkepanjangan. Bagaimana dengan hidup kita ? Adakah kegemaran untuk lebih memahami Firman Tuhan terus menerus ? Bagaimana masalah kesetiaan, ketaatan dan ketulusan kasih kita ? Adakah semua itu telah mencerminkan perilaku yang layak untuk dapat penyertaan Tuhan. Secara jujur jawabanya masing-masing kita mengetahuinya. Namun yang jelas, hidup orang yang disertai Tuhan pastilah luar biasa. (Pdt. Gideon Suprapto)

Selasa, 01 Januari 2013

TUTUP TAHUN 2012


Rampak Jimbe Komisi Remaja

Paduan Suara Komisi Wanita
Koor Komisi Lansia

Live Gamelan Jawa

Team Pujian dan Penyambahan
Punokawan

Semar Punokawan

             KECAPLAH DAN LIHATLAH BETAPA BAIKNYA TUHAN ITU , itulah tema ibadah tutup tahun 2012 di GBIS Nusukan solo. Dalam menghadapai tahun 2013 bukanlah sesuatu hal yang mudah, kesulitan, tantangan pasilah akan menghadang perjalanan hidup anak-anak Tuhan. Untuk itu Firman yang disampaikan dengan tema “ Kecaplah dan Lihatlah betapa baikan Tuhan itu” sangat cocok dengan kondisi jemaat dalam menghadapi tahun baru 2013, jikalau Tuhan selalu menyertai dan memberkati anak-anak Tuhan ditahun 2012, pastilah ditahun 2013 Tuhan pun akan menunjukkan kasih setia-Nya yang luar biasa itu. Asalkan setiap anak-anak Tuhan selalu bersandar dan mempercayakan hidupnya kepada Tuhan. Selain dari pada itu anak-anak Tuhan juga bisa merasakan kebaikkan Tuhan dalam hidup masing-masing pribadi.
Dalam acara ibadah tutup tahun sangat memberkati para jemaat, selain Firman Tuhan yang disampaikan oleh Bp Pdt Markus Agus dan Pujian Penyembahan yang dipimpin oleh Sdr. Hesa dan Team, juga dimeriahkan oleh berbagai macam penampilan antara lain :
-         Rampak Jimbe dari komisi remaja ( JFC : Jimbe For Chris )
-         Koor dari komisi Lansia
-         Paduan suara oleh komisi Wanita
-         Mocopat oleh Bp. Kaiman
-         Pujian dari Pastory Family ( keluarga besar Bp. Gembala )
-         Punokawan dan Karawitan live ( Gamelan Jawa )

          Semua tampilan-tampilan tersebut  untuk kemuliaan Nama Tuhan, dengan seluruh acara tersebut membuat kesan tersendiri dalam penutupan Tahun 2012
Mari kita sambut Tahun 2013 bersama dengan Tuhan, agar kita senantiasa dapat mengecap dan melihat setiap kebaikkan Tuhan dalam hidup kita.

Keluarga Besar Gereja Bethel Injil Sepenuh Nusukan Solo megucapkan selamat Natal 2012 dan Tahun Baru 2013. Tuhan memberkati kita semua. 
Amin

Jumat, 21 Desember 2012

Christmas Celebration


Mari berbondong-bondong untuk merayakan hari Kelahiran Tuhan Yesus Kristus, bersukacita bersama..
Gembala Sidang dan seluruh jemaat GBIS NUSUKAN SOLO mengucapkan selamat Hari Natal 2012 dan Tahun Baru 2013. Kiranya Tuhan selalu memberkati kita semua. Amin

Minggu, 09 Desember 2012

"Semua yang terjadi dalam hidupku merupakan panggilan Tuhan" - Kesaksian-

       Di bulan tanggal 26 bulan april tahun 2007 adalah hari pengumuman kelulusan anak SMP. Waktu itu saya merasa gelisah sebelum pengumuman di umumkan, di benakku selalu terbayang kata lulus dan tidak lulus. Tepat pukul 09.00 WITA di daerahku.... Rote NTT, pengumuman pun dimulai saat pembagian amplop aku beranjak kearah papa ku dan mengambil amplop di genggaman tangan papa dan berkata "Papa, biar aku saja yang membuka isi amplop itu". Sebelum saya buka, saya berdoa dahulu "Tuhan kiranya hasil pengumuman ini tidak mengecewakan hambaMu, AMIN..". Saya sobek ujung amplop itu dan kubaca hasilnya,,,ternyata tak seperti yang kuharapkan, disitu tertera  tulisan  -TIDAK LULUS-. Saat itu saya menanggis dan kecewa pada Tuhan, Karena selama saya belajar mempersiapkan diri untuk ujian, saya selalu berdoa, tapi apa Tuhan tak menjawab Doa ku saat itu, aku benar - benar benci pada Tuhan, saat itu juga aku meninggalkan Tuhan, karena aku berpikir percuma aku mengikut Tuhan bila kegagalan aku dapatkan. 
      Bulan desember tahun yang sama aku jatuh sakit, badanku panas sekali dan merasa tak kuat di saat itu papa datang menghampiriku dan berkata "Nak, ini merupakan teguran dari Tuhan, berdoalah dan minta ampun padaNya". Aku pun berkata "Buat apa papa? Tuhan tidak pernah menjawab doa-doa ku yang diberikan hanya kekecewaan padaku, Tuhan tidak adil...." tetapi papaku mengingatkanku, "Anakku, Tuhan mengasihimu dan jangan berkata seperti itu karena kekecawaanmu pada Tuhan atas jawaban Tuhan, perlu kamu tahu, ada beberapa jawaban Tuhan
      1. YA
      2. TIDAK
      3. SABAR / TUNGGU
Tuhan melakukan semua itu untuk menguji iman kepercayaan kita padanya. " saya pun diam sejenak dan merenungkan kata-kata papa. Memang betul mungkin aku kurang bersabar menunggu jawaban Tuhan dan Tuhan menjawab Tidak karena rencana Tuhan yang indah. Saya berdoa kepada Tuhan dan meminta ampun padanya puji Tuhan seminggu aku sembuh memasuki tahun 2008. saya belajar mengenal Tuhan lebih dalam dan selalu mendekatkan diri pada Tuhan. Tahun 2010 tanggal 29 adalah hari pengumuman ketulusan SMA, disitu saya yakin Tuhan tak akan mengecewakan saya dan akhirnya Puji Tuhan saya lulus. Waktu itu tak henti-hentinya mengucap syukur pada Tuhan karena Tuhan memberi jawaban "YA" setelah lulus saya mempunyai pergumulan untuk kuliah tetapi kedua orang tuaku tak memiliki biaya untuk saya kuliah, tetapi saya tak merasa kecewa karena aku punya Tuhan. saya serahkan semua pergumulan saya pada Tuhan dalam doa. Bulan Juli tahun 2012 ada kuliah program pemerintah , saya ikut tes dan mengambil jurusan PGSD. Pada bulan oktober tanggal 1 pengumuman dan hasilnya saya tidak lulus, saya pun merasa kecewa, tetapi saya tidak putus asa dan selalu berdoa pada Tuhan berharap padaNya. Tanggal 03 Oktober 2012 pagi papaku berkata "anakku, besok kamu berangkat ke kupang dan tanggal 05 kamu ke jawa" saya pun berkata buat apa papa saya ke sana, papaku menjawab kamu akan papa kuliahkan di STT Inteos dan kamu ambil apa yang kamu inginkan. waktu itu aku gembira sekali, "tetapi bagaimana biaya kuliahku papa" kataku kepada Papa. papaku menjawab "Jangan khawatir, karena Tuhan sudah menyediakan bagi kamu.." "Amin! " sahutku.
    Tak terbayangkan kasih setia Tuhan padaku, 2 tahun saya menunggu akhirnya terjawab juga tanggal 05 oktober 2012. Saya berangkat dari kupang ke jawa, Puji Tuhan saya tiba di pulau jawa dengan selamat dan tinggal di GBIS Nusukan - Solo, Jawa Tengah. Di tempat ini aku belajar melayani Tuhan, walau banyak kesulitan yang saya alami, Saya serahkan semuanya pada Tuhan karena Tuhanlah sumber segalanya dan di dalam Tuhan ku dapat tenang. Setiap segala sesuatu yang saya alami merupakan panggilan Tuhan yang begitu berharga dalam Hidupku.

Terima Kasih Tuhan Yesus atas segalanya yang Engkau berikan...

- Emilda Ledo -
09-12-2012
Pemuda GBIS Nusukan

Minggu, 28 Oktober 2012

Kedatangan Tuhan Yesus yang Kedua


        Kedatangan Tuhan Yesus yang kedua ke dunia menjadi misteri (rahasia). Sebagian kebenaran Firman Tuhan bahwa “ percaya atau tidak percaya” bahwa Yesus akan lagi kedunia.

Didalam Yakobus 5 : 7 mengatakan :
Karena itu, saudara-saudara, bersabarlah sampai kepada kedatangan Tuhan! Sesungguhnya petani menantikan hasil yang berharga dari tanahnya dan ia sabar sampai telah turun hujan musim gugur dan hujan musim semi.
Tidak sedikit orang yang takut akan kedatangan Tuhan, dan sebagian orang Kristen mestinya hal tersebut bukan sesuatu yang menakutkan, melainkan kesukaan besar dan sukacita. Sebab saat itu Yesus datang untuk menjemput umat-Nya atau menjemput gereja-Nya. Dimana hal tersebut digambarkan Yesus sebagai mempelai pria dan gereja-Nya adalah mempelai wanita, demikian kedatangan-Nya untuk berjumpa dengan pemiliknya pada waktu yang ditentukan.

        Kapankah Tuhan Yesus datang …….?? Jawabnya adalah tidak ada siapapun yang tahu, seperti tertulis didalam Matius 24 : 36 yang berbunyi :
 “Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa sendiri."
Tidak ada yang tahu kapan kedatangan Tuhan Yesus yang kedua, para nabi, para rasul, dan orang pandai sekalipun tidak akan ada yang tahu, dan yang tahu hanya Bapa disorga.

        Siapa saja orang yang ikut dijemput Tuhan Yesus kesorga saat datang yang kedua?

1. Orang yang Beriman
Didalam Lukas 18 : 8 mengatakan “Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?"
Orang hidup karena percayanya, demikian orang yang percaya kepada Yesus sebagai  Juru selamat yang akan menyelamatkan dan membawa ke Sorga. Demikian iman seseorang menyelamatkan hidupnya dari penghakiman dan penghukuman yang kekal.

2. Orang yang disempurnakan oleh Allah.
1 Tesalonika 3 : 13 mengatakan “Kiranya Dia menguatkan hatimu, supaya tak bercacat dan kudus, di hadapan Allah dan Bapa kita pada waktu kedatangan Yesus, Tuhan kita, dengan semua orang kudus-Nya.”
Tidak ada manusia yang sempurna dimula bumi ini, tetapi yang ada adalah mereka yang disempurnakan Tuhan, dimampukan untuk hidup suci, kudus dan sempurna.
 Rahasia unutk menerima Tuhan Yesus sebagai Juru selamat pribadi adalah  Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan. ( Roma 10 : 10 )
Tuhan memberkati.

Bacaan Firman Tuhan :
-      1 Tesalonika 4 : 13-18


Oleh : Pdt. Markus Agus Hasiono, S.Th