Gbis Nusukan Solo

Jumat, 19 Oktober 2012

Mengubah Kutuk Menjadi Berkat (bag.III)


MENGUBAH KUTUK MENJADI BERKAT

Bacaan Firman Tuhan : Ulangan 28 : 1-46

Sebuah syair lagu pengagungan bagi Tuhan yang berbunyi “ INDAH RENCANAMU TUHAN”. Lagu ini memiliki makna yang dalam dan  penuh rahasia Tuhan sebagai janji untuk umat-Nya.
Silahkan click disini jika menginginkan mendengar lagu pujian “ Indah RencanaMU Tuhan”
Dalam rahasia kehidupan masa depan manusia yang penuh misteri, namun Tuhan telah memberikan sebuah petunjuk dari Firman-Nya yang hidup yang keberkatan. Hal tersebut kembali kepada manusianya, sebab keputusan manusia membuahkan hasil pada masa yang akan datang dalam hidupnya.

Siapakah yang mendapat berkat Tuhan ?
Adalah mereka yang menerima Firman Tuhan.

Dan siapakah yang menerima kutuk ?
Adalah mereka yang menolak akan Firman Tuhan

Demikianlah Firman Tuhan :
Ulangan 21 : 1
"Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi.
Menerima Firman Tuhan berarti :
1. Dengan baik-baik menerima Firman Tuhan
a.  Dengan baik-baik, berarti percaya Firman Allah adalah Allah, seperti tertulis dalam Injil Yohanes 1 : 1 “ Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah”.
b. Dengan baik-baik membuka hati membuka hati mengijinkan Firman untuk berkarya didalam hidup kita.
2. Melakukan Firman Tuhan dengan setia
            Dengan setia melakukan Firman Tuhan atau dengan cara terus-menerus dengan tekun.
Telah kucondongkan hatiku untuk melakukan ketetapan-ketetapan-Mu, untuk selama-lamanya, sampai saat terakhir.
(Mazmur 119 : 112)

Oleh Pdt. Markus Agus Hasiyono
GBIS NUSUKAN SURAKARTA.


Minggu, 23 September 2012

"KETAKUTAN"


“ KETAKUTAN “
Akulah, Akulah yang menghibur kamu. Siapakah engkau maka engkau takut terhadap manusia yang memang akan mati, terhadap anak manusia yang dibuang seperti rumput,
( YESAYA 51 : 12 )

“ Takut “ menjadi persoalan terbesar dalam dunia hari-hari ini. Banyak orang hidup dalam sebuah ketakutan. Kita lihat misalnya dalam membangun sebuah rumah, maka unsur keamanan biasanya manusia bisa menghabiskan dana atau uang untuk hal itu, seperti pakai kaca anti peluru, memakai pecahan beling yang diletakkan diatas pagar, menggunakan alarm anti maling, dengan membangun tembok pagar yang tinggi dan dialiri listrik.
            Sebetulnya itu merupakan sebuah gambaran bahwa manusia hari-hari ini sedang mengalami ketakutan. Manusia takut mati, manusia takut kehilangan harga diri. Maka manusia menggunakan berbagai macam cara untuk mengatasi rasa takutnya, misalkan mencari hal-hal gaib alias pergi ke dukun atau belajar ilmu-ilmu yang dianggap bisa melindungi dirinya dan membuatnya berani.
            Alkitab dengan tegas berkata bahwa Allah tidak pernah memberikan roh ketakutan. Seperti tertulis didalam 2 Timotius 1-7 ”Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.”
Berarti ketakutan adalah roh, roh yang membuat manusia tertekan, roh yang membuat manusia sengsara. Dan dengan tegas saya berani katakan “roh yang bukan berasal dari Tuhan”
Tuhan tidak rencanakan, Tuhan tidak rancangkan, Tuhan tidak ciptakan manusia untuk hidup didalam ketakutan.
Kapan seseorang dapat menjadi takut ?
Ketika ia jauh dari Tuhan dan melupakan Kuasa-Nya. Ketika kita mendekat kepada Tuhan, Alkitab berkata “ Jika Allah dipihak kita, tidak ada yang melawan kita.” Berarti selama kita dekat dengan Tuhan dan selama kita hidup didalam Kuasa-Nya, tidak ada alasan untuk kita takut, cemas dan kuatir. Karena kita tahu janji Tuhan “ Ya dan Amin.”

·        Mari kita sharing….

-         Mengapa ketakutan menjadi persoalan besar bagi manusia ?
-         Bagaimana cara kita supaya kita memiliki hati yang berani ?

DIDALAM KASIH TIDAK ADA KETAKUTAN, KASIH YANG SEMPURNA MELENYAPKAN KETAKUTAN, SEBAB KETAKUTAN MENGANDUNG HUKUMAN, DAN BARANG SIAPA TAKUT IA TIDAK SEMPURNA DIDALAM KASIH
( 1 YOHANES 3 : 18 )


Rabu, 19 September 2012

Tuhan mengubah kutuk jadi berkat ( bagian 2 )

TUHAN MENGUBAH KUTUK MENJADI BERKAT
( bagian 2 )


Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.
(Roma 8 : 18 )
        Penderitaan yang terjadi diatas menjadi sesuatu yang baru bagi manusia. Ketika manusia pertama (Adam dan Hawa) jatuh kedalam dosa, sejak saat itu menjadi awal penderitaan dirasakan manusia
Sesungguhnya, orang-orang yang diberkati-Nya akan mewarisi negeri, tetapi orang-orang yang dikutuki-Nya akan dilenyapkan.
(Mazmur 37 : 22)
 Siapakah orang yang terkutuk itu ?

1. Orang yang tidak mengasihi Tuhan.

Didalam 1 Korintus 16 : 22 mengatakan “ Siapa yang tidak mengasihi Tuhan terkutuklah ia. Maranata !
Yang mengasihi Tuhan adalah yang percaya Tuhan ada dan yang menurut kehendak-Nya.

2. Orang yang tidak serius atau sungguh-sungguh dalam melayani Tuhan
Terkutuklah orang yang melaksanakan pekerjaan TUHAN dengan lalai, dan terkutuklah orang yang menghambat pedang-Nya dari penumpahan darah! ( Yeremia 48 : 10 )
Lalai dalam melayani Tuhan berarti tidak dengan kesungguhan hati melakukan pelayanan dan cenderung mengabaikan
  
3. Orang yang mengandalkan kekuatannya sendiri

Beginilah Firman Tuhan, “ Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari Tuhan ( Yeremia 17 : 5 )

4. Orang yang memberitakan Injil lain

Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia. ( Galatia 1 : 8 )

Akhir jaman akan banyak orang yang memberitakan Injil, namun isi beritanya atau pemberitaannya membawa pengajaran sesat. Makanya sangat penting sekali untuk mendalami dan memahami Alkitab secara pribadi maupun bimbingan.

5. Memberi persembahan yang cacat

Terkutuklah penipu, yang mempunyai seekor binatang jantan di antara kawanan ternaknya, yang dinazarkannya, tetapi ia mempersembahkan binatang yang cacat kepada Tuhan. Sebab Aku ini Raja yang besar, firman TUHAN semesta alam, dan nama-Ku ditakuti di antara bangsa-bangsa. ( Maleakhi 1 : 14 )

Tuhan Yesus membayar kutuk, supaya yang percaya kepada-Nya tidak terkutuk, tetapi diberkati
Tuhan telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis “ Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib !” ( Galatia 3 : 13 )

“Marilah buat hidup kita semakin dekat dengan Tuhan dan senantiasa menyenangkan hati Tuhan. Dan menjadi anak-anak Tuhan yang diberkati serta jauh dari kutuk.” Amin (GBIS Nusukan Solo)