Gbis Nusukan Solo

Minggu, 23 September 2012

"KETAKUTAN"


“ KETAKUTAN “
Akulah, Akulah yang menghibur kamu. Siapakah engkau maka engkau takut terhadap manusia yang memang akan mati, terhadap anak manusia yang dibuang seperti rumput,
( YESAYA 51 : 12 )

“ Takut “ menjadi persoalan terbesar dalam dunia hari-hari ini. Banyak orang hidup dalam sebuah ketakutan. Kita lihat misalnya dalam membangun sebuah rumah, maka unsur keamanan biasanya manusia bisa menghabiskan dana atau uang untuk hal itu, seperti pakai kaca anti peluru, memakai pecahan beling yang diletakkan diatas pagar, menggunakan alarm anti maling, dengan membangun tembok pagar yang tinggi dan dialiri listrik.
            Sebetulnya itu merupakan sebuah gambaran bahwa manusia hari-hari ini sedang mengalami ketakutan. Manusia takut mati, manusia takut kehilangan harga diri. Maka manusia menggunakan berbagai macam cara untuk mengatasi rasa takutnya, misalkan mencari hal-hal gaib alias pergi ke dukun atau belajar ilmu-ilmu yang dianggap bisa melindungi dirinya dan membuatnya berani.
            Alkitab dengan tegas berkata bahwa Allah tidak pernah memberikan roh ketakutan. Seperti tertulis didalam 2 Timotius 1-7 ”Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.”
Berarti ketakutan adalah roh, roh yang membuat manusia tertekan, roh yang membuat manusia sengsara. Dan dengan tegas saya berani katakan “roh yang bukan berasal dari Tuhan”
Tuhan tidak rencanakan, Tuhan tidak rancangkan, Tuhan tidak ciptakan manusia untuk hidup didalam ketakutan.
Kapan seseorang dapat menjadi takut ?
Ketika ia jauh dari Tuhan dan melupakan Kuasa-Nya. Ketika kita mendekat kepada Tuhan, Alkitab berkata “ Jika Allah dipihak kita, tidak ada yang melawan kita.” Berarti selama kita dekat dengan Tuhan dan selama kita hidup didalam Kuasa-Nya, tidak ada alasan untuk kita takut, cemas dan kuatir. Karena kita tahu janji Tuhan “ Ya dan Amin.”

·        Mari kita sharing….

-         Mengapa ketakutan menjadi persoalan besar bagi manusia ?
-         Bagaimana cara kita supaya kita memiliki hati yang berani ?

DIDALAM KASIH TIDAK ADA KETAKUTAN, KASIH YANG SEMPURNA MELENYAPKAN KETAKUTAN, SEBAB KETAKUTAN MENGANDUNG HUKUMAN, DAN BARANG SIAPA TAKUT IA TIDAK SEMPURNA DIDALAM KASIH
( 1 YOHANES 3 : 18 )


Rabu, 19 September 2012

Tuhan mengubah kutuk jadi berkat ( bagian 2 )

TUHAN MENGUBAH KUTUK MENJADI BERKAT
( bagian 2 )


Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.
(Roma 8 : 18 )
        Penderitaan yang terjadi diatas menjadi sesuatu yang baru bagi manusia. Ketika manusia pertama (Adam dan Hawa) jatuh kedalam dosa, sejak saat itu menjadi awal penderitaan dirasakan manusia
Sesungguhnya, orang-orang yang diberkati-Nya akan mewarisi negeri, tetapi orang-orang yang dikutuki-Nya akan dilenyapkan.
(Mazmur 37 : 22)
 Siapakah orang yang terkutuk itu ?

1. Orang yang tidak mengasihi Tuhan.

Didalam 1 Korintus 16 : 22 mengatakan “ Siapa yang tidak mengasihi Tuhan terkutuklah ia. Maranata !
Yang mengasihi Tuhan adalah yang percaya Tuhan ada dan yang menurut kehendak-Nya.

2. Orang yang tidak serius atau sungguh-sungguh dalam melayani Tuhan
Terkutuklah orang yang melaksanakan pekerjaan TUHAN dengan lalai, dan terkutuklah orang yang menghambat pedang-Nya dari penumpahan darah! ( Yeremia 48 : 10 )
Lalai dalam melayani Tuhan berarti tidak dengan kesungguhan hati melakukan pelayanan dan cenderung mengabaikan
  
3. Orang yang mengandalkan kekuatannya sendiri

Beginilah Firman Tuhan, “ Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari Tuhan ( Yeremia 17 : 5 )

4. Orang yang memberitakan Injil lain

Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia. ( Galatia 1 : 8 )

Akhir jaman akan banyak orang yang memberitakan Injil, namun isi beritanya atau pemberitaannya membawa pengajaran sesat. Makanya sangat penting sekali untuk mendalami dan memahami Alkitab secara pribadi maupun bimbingan.

5. Memberi persembahan yang cacat

Terkutuklah penipu, yang mempunyai seekor binatang jantan di antara kawanan ternaknya, yang dinazarkannya, tetapi ia mempersembahkan binatang yang cacat kepada Tuhan. Sebab Aku ini Raja yang besar, firman TUHAN semesta alam, dan nama-Ku ditakuti di antara bangsa-bangsa. ( Maleakhi 1 : 14 )

Tuhan Yesus membayar kutuk, supaya yang percaya kepada-Nya tidak terkutuk, tetapi diberkati
Tuhan telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis “ Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib !” ( Galatia 3 : 13 )

“Marilah buat hidup kita semakin dekat dengan Tuhan dan senantiasa menyenangkan hati Tuhan. Dan menjadi anak-anak Tuhan yang diberkati serta jauh dari kutuk.” Amin (GBIS Nusukan Solo)


Minggu, 09 September 2012

Tuhan Mengubah Kutuk Jadi Berkat bag 1


TUHAN MENGUBAH KUTUK JADI BERKAT (bagian  1)

Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal. ( 2 Korintus 4 – 18 )
Yabes dari bahasa Ibrani artinya “ Dia membuat sakit ”. Nama Yabes adalah nama yang diberikan ibu kepada anaknya, katanya “ Aku telah melahirkan dia dengan kesakitan ”. Karena ibunya maka Yabes harus menderita seumur hidup karena namanya tersebut. Orang jaman dahulu jika memberi nama anaknya sesuai keadaan dan kondisi, seperti yang lagirnya hari senin diberi nama senin, jika lahirnya dibulan Agustus diberi nama Agus. Jika anak kelihatan bodoh diberi nama si Bodo. Bila arti nama tidak baik, akan menyakitkan dan menjadi sebuah kutukan.

            Bagaimana mengubah kutukan menjadi berkat ?
Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari. ( 2 Korintus 4 : 16 )
Yabes tidak tawar hati terhadap apa yang terjadi dan apa yang dikatakan manusia, karena Yabes melihat janji Allah, Yabes memperhatikan yang tidak kelihatan, yaitu Firman Tuhan.
Firman Tuhan : Jehova Rafah, Jehova Jireh, Jehova shallom.
Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal. ( 2 Korintus 4 : 18 )

Kekuatan iman percaya kepada Allah dengan memegang ( mempercayai Allah ) memberi kekuatan dan kemampuan menolak kutuk dan menerima berkat. Orang yang bersandar pada kekuatan dan mengandalkan manusia akan mendapat kutuk dari Allah. Mengapa allah mengijinkan kutuk ? jawabannya adalah karena allah ingin memberkati umat-Nya.
Karena mereka tidak menyongsong orang Israel dengan roti dan air, malah mengupah Bileam melawan orang Israel supaya dikutukinya. Tetapi Allah kami mengubah kutuk itu menjadi berkat. ( Nehemia 13 : 2 )

Mari kita senantiasa memegang ketetapan-ketetapan Allah dan selalu menaruh iman kepercayaan kita kepada Tuhan. Amin

-         Bacaan minggu ini : 1 Tawarikh 4 : 8 – 10 dan 2 Korintus 4 : 1 - 18